Rabu, 18 Juni 2014

Catatan Hati Seorang Customer Service

Kali ini saya akan membahas mengenai catatan hati seorang Customer Service, yang perannya sering kali tidak dihargai. Atau mungkin perasaaannya yang tidak dhargai.









Mungkin temen-temen yang menjalani profesi ini sependapat dengan saya. Atau mungkin enggak... ?? gag sependapat juga ga papa sih... hehehehehehe...
Banyak juga profesi lain yang mungkin gag ada sangkut pautnya sama job desc. Customer Service tapi karena mereka berhadapan langsung dengan customer jadi mereka yah... sedikit banyak harus me-“layani” customer.
Sering kali sebagai customer service kita mendapatkan trouble-trouble yang sebenernya... hello... bukan kesalahan kita contoh..


1.      Customer Service face to face
Yang ini nyesek banget, karena memang ketemu langsung dengan customernya. Saya pernah ngalamin sendiri. Saya  pernah bekerja di salah satu lembaga pendidikan di indonesia sebagai seorang Kasir. Tau donk kerjaannya kasir, yah.. mungkin yang gg tau kerjaannya bakal bilang “kasir kerjanya apa sih? Terima uang, keluarin uang input, selesai”. Oke nice answer, sebagian besar apa yang kita alakukan adalah hal tersebut, tapi beda dengan yang saya lakukan. Berhubung kita sebagai tempat mahasiswa/i melakukan pembayaran, begitu juga dengan unek-unek tentang segala macam fasilitas yang blm didapat & blm memadai ditampung oleh kasir selaku orang yang menerima uang. Hmmmm... dan sepengalaman saya... kalimat yang di lontarkan mahasiswa yang complained itu sadisme & sarkasme...




2.   Customer Service by phone/sms
Yang ini hampir sama dengan contoh sebelumnya, tp bedanya si CS melakukan pelayanan by phone, tapi tidak memungkinkan juga kan kalimat cacian dilayangkan customer yang kecewa. Meskipun tidak ketemu langsung pasti ada rasa jengkel kalau menjeaskan ke customer yang dableg. Misalnya aja CS dibidang telekomunikasi, udahnya si customer gaptek, marah-marah pula.



3.     Customer Service by website
Jangan salah CS yang melayani customer by e-mail atau fasilitas lainnya juga cukup repot, blm lagi jika salah tanda baca, customer bisa salah paham gara-gara hal tersebut.




Yah begitulah kira” pendapat saya, disini saya cuma mau menjelaskan Customer Service juga manusia, mereka punya keterbatasan dan kebanyakan yang mereka lakukan berdasarkan perintah atasan (so..pastilah..). Jangan lah menggunakan kata-kata kasar sarkasme & sadisme. Customer Service tidak semua berhati baja, atau malah gag punya hati  mereka juga orang biasa yang butuh pekerjaan dan ditempatkan di posisi tersebut. ^^


0 komentar:

Posting Komentar

Sudah Lihat dan Baca .... Komen donk...^^

 

Belajar Ngeblog Published @ 2014 by Ipietoon